Beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), DIKTI, Indonesia

  • VN:F [1.9.15_1155]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
  • Share

August 14, 2010

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM BEASISWA
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS (PPDS)
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

A. LATAR BELAKANG
Dosen merupakan sumber daya manusia perguruan tinggi yang memiliki peran yang sangat sentral dan strategis dalam seluruh aktivitas di perguruan tinggi. Kualitas dosen akan sangat menentukan tinggi rendahnya kualitas suatu perguruan tinggi. Oleh karena itu, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Guru dan Dosen dan Permen Nomor 42 Tahun 2007 tentang Serti?kasi Dosen, dosen harus memiliki strata pendidikan minimal satu tingkat lebih tinggi. Pada pendidikan dokter terdapat 2 tahap pendidikan, yaitu tahap pendidikan akademik dan tahap pendidikan profesi. Pada tahap pendidikan profesi, diperlukan dosen yang mempunyai kuali?kasi sebagai dokter spesialis. Standar pendidikan profesi dokter mensyaratkan rasio dosen berbanding mahasiswa mencapai 1:5.

Selama ini tahap pendidikan profesi telah memanfaatkan banyak tenaga dokter spesialis diluar Kementerian Pendidikan Nasional. Dari data yang terkumpul pada 69 FK/PSPD, jumlah dosen tetap berjumlah 4814 sementara jumlah dosen tidak tetap berjumlah 5246 orang. Sebagian besar dosen tidak tetap adalah dokter spesialis di luar Kementerian Pendidikan Nasional. Dengan jumlah mahasiswa keseluruhan mencapai 51775 orang maka diperlukan dosen klinik sebanyak 4142 orang. Selain itu, pembangunan RS Pendidikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 19 institusi pendidikan kedokteran membutuhkan tenaga dokter spesialis yang berasal dari Kementerian Pendidikan Nasional.

Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi sebagai unit yang mempunyai tugas dalam pembinaan, pelatihan dan pengembangan tenaga akademik telah mempunyai berbagai program guna memenuhi kebutuhan organisasi, kurikulum dan peningkatan kualitas ketenagaan Perguruan Tinggi secara nasional. Peningkatan kualitas akademik dosen antara lain dilakukan melalui penyediaan beasiswa untuk studi lanjut S2 dan S3 di perguruan tinggi dalam negeri dengan menyediakan BPPS, luar negeri dan program sandwich. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan dokter, khususnya pada tahap pendidikan profesi, diperlukan upaya penyediaan beasiswa untuk studi lanjut pada program pendidikan dokter spesialis (PPDS). Oleh karena itu, mulai tahun anggaran 2010, melalui pendanaan lewat APBN- Kemendiknas, Ditjen Pendidikan Tinggi telah menyiapkan beasiswa PPDS bagi para dosen tetap dan calon dosen institusi pendidikan kedokteran baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta.

B. DESKRIPSI BEASISWA PPDS

  1. Beasiswa PPDS merupakan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan dosen klinik di institusi pendidikan kedokteran baik PTN, PTS dan Rumah Sakit Pendidikan
  2. Anggaran untuk beasiswa Ditjen Pendidikan Tinggi berasal dari APBN
  3. Bersifat terbuka untuk semua dosen tetap dan calon dosen institusi pendidikan kedokteran di lndonesia, baik PTN maupun PTS;
  4. Beasiswa diberikan paling lama satu semester melebihi kurikulum program studi masing masing PPDS.
  5. Komponen biaya yang ditanggung meliputi:(per bulan)
    1. Biaya yang berhubungan dengan pendidikan.
      1. Biaya pendidikan Rp 4.200.000
      2. Biaya buku; Rp 500.000
      3. Biaya penulisan tugas akhir/penelitian Rp 500.000
    2. Biaya hidup Rp 1.050.000
  6. Pengalokasian beasiswa “Program Beasiswa PPDS” Ditjen Pendidikan Tinggi dilakukan melalui Dekan FK penyelenggara PPDS masing-masing penerima beasiswa. Untuk itu, Dekan FK penyelenggara PPDS menyelenggarakan kontrak kerja dengan Dirjen Dikti.

C. PROSES PENJARINGAN PENERIMA BEASISWA PPDS
1. Tata Cara dan Syarat Melamar

  • Bagi Dosen tetap usia maksimal mengikuti ketentuan pedoman akademik Program Studi PPDS masing masing
  • Bagi calon Dosen usia maksimal adalah 34 tahun
  • Sudah mendapatkan surat keterangan lulus seleksi PPDS atau telah terdaftar sebagai peserta PPDS yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa atau Surat Keterangan Dekan FK penyelenggara PPDS.
  • Bagi dosen tetap SK pengangkatan tenaga pendidik dari Rektor atau Ketua Yayasan
  • Bagi calon dosen menunjukkan surat kontrak bermeterai untuk mengabdi selama 2N+1 dengan Dekan/ Rektor/Ketua Yayasan
  • Mengisi Formulir Lamaran Beasiswa PPDS.

2. Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi
Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi Calon Penerima Beasiswa PPDS meliputi:

  1. Pengajuan Pendaftaran sebagai calon penerima beasiswa PPDS dari Dekan Fakultas Kedokteran (FK) /Ketua Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) asal kepada Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti dengan tembusan pimpinan Perguruan Tinggi masing masing.
  2. Berkas dan kelengkapan, disertai surat pengantar dari Dekan FK/ Ketua PSPD asal, dikirim secara kolektif ke alamat:Direktorat Ketenagaan, Ditjen Pendidikan Tinggi,
    Gedung D lantai 5
    Jl. Jend. Sudirman Pintu Satu Senayan Jakarta 10270
    Email: subditpk@ditnaga-dikti.org
    Batas Pendaftaran kolektif bagi para Calon Pelamar Beasiswa PPDS: 23 Agustus 2010
  3. Ditjen Dikti mengadakan seleksi administrasi untuk melihat kelengkapan persyaratan beasiswa. Seleksi juga dikaitkan dengan prioritas kebutuhan berdasarkan prinsip pemerataan dan proyeksi kebutuhan setiap institusi pendidikan kedokteran;
  4. Pengumuman daftar nama nama penerima beasiswa PPDS dapat dilihat melalui website: www.ditnaga.dikti.go.id

D. MEKANISME PENYALURAN BEASISWA
1. Mekanisme Pelimpahan

  • Tahun pertama beasiswa PPDS ada pada DIPA Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti,kemudian Ditjen Dikti membuat kontrak pengelolaan beasiswa dengan Dekan Penyelenggara PPDS
  • Beasiswa tahun kedua dan seterusnya dialokasikan pada masing masing DIPA FK penyelenggara PPDS

2. Mekanisme Pembayaran

  • Ditjen Dikti membayarkan besaran beasiswa berdasarkan kontrak yang disepakati.
  • Dekan Penyelenggara PPDS menyalurkan beasiswa kepada masing-masing penerima beasiswa melalui mekanisme prosedur yang disepakati bersama dengan penenma beasiswa.

3. Mekanisme Monitoring

  • Dekan FK/ Ketua PSPD asal penerima beasiswa dan Dekan FK penyelenggara PPDS melalui TKP PPDS berkewajiban melakukan monitoring perkembangan studi penerima beasiswa yang merupakan dosen atau calon dosen di PT nya masing-masing.
  • Ditjen Dikti melakukan monitoring secara berkala perkembangan studi dan kelancaran penyaluran beasiswa oleh Dekan FK Penyelenggara PPDS kepada penerima beasiswa.

4. Mekanisme Pelaporan
Dekan Penyelenggara PPDS melaporkan secara berkala pelaksanaan penyaluran beasiswa dan kemajuan studi penerima beasiswa kepada Ditjen Dikti.

Info lengkap baca disini.

--==ooOOOoo==--

 

SCHOLARSHIPS ALERT: Get new scholarships info sent to your email. Click Subscribe Now!

Comments

 

beasiswa ppds dikti, beasiswa dokter spesialis, beasiswa pendidikan dokter spesialis, beasiswa dikti ppds, kebutuhan dokter spesialis, beasiswa ppds, beasiswa dikti dokter spesialis, beasiswa ppds dikti 2012, beasiswa ppds 2011, program beasiswa dokter spesialis , , , ,

Beasiswa Setara S2 Spesialis Keahlian Museum, KEMBUDPAR, Universitas Indonesia Beasiswa Setara S2 Spesialis Keahlian Museum Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (KEMBUDPAR) bekerjasama dengan Universitas Indonesia Prosedur dan persyaratan program: 1. Calon peserta memenuhi persyaratan dari Direktorat Museum, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI: a. Pegawai Negeri Sipil, minimal pangkat Penata Muda (III/a) b. TNI, dan POLRI yang bekerja di museum; c. Lulusan

Fulbright Dikti PhD Scholarship, American Indonesian Exchange Foundation, USA Preference will be given to applicants who serve as faculty members of state and private institutions of higher education in Indonesia. Applicants will possess: a Master's (S2) degree with a minimum GPA of 3.0 (4.00 scale) leadership qualities a good understanding of Indonesian and international cultures demonstrated commitment to the

Beasiswa S2 S3 DIKTI ke Belanda & New Zealand Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi dosen tetap di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan NUFFIC-NESO Indonesia serta beberapa perguruan tinggi di New Zealand kembali membuka pendaftaran beasiswa S2/S3 ke Belanda dan New Zealand untuk alokasi tahun 2012. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk

Fulbright Dikti Senior Research Award, American Indonesian Exchange Foundation, USA This research grant is for Indonesian scholars who have a doctoral degree or equivalent professional qualifications. The grant affords Indonesian scholars the opportunity to conduct research in the U.S. for a period of three to six months. Applicants should also be able to demonstrate sufficient English language proficiency to conduct

Pengumuman Pendaftar Calon Penerima Beasiswa DIKTI, KEMENDIKNAS Nomor: 287 /D4.4/2011 16 Februari 2011 Perihal: Pengumuman Pendaftar Calon Penerima Beasiswa LN Ditjen Dikti Gel. 6 Kepada Yth. Rektor Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia Direktur Politeknik Negeri seluruh Indonesia Koordinator Kopertis Wilayah I – XII Merujuk surat kami Nomor 2544/D4.4/2010, tanggal 9 November 2010, perihal Pendaftaran S2/S3 Luar Negeri Gelombang 6 Alokasi 2011, dengan ini

Fulbright DIKTI Doctoral Dissertation Research (DDR) Award, American Indonesian Exchange Foundation, USA This research grant is intended to provide U.S. research opportunities for Indonesian university doctoral candidates who are in the final stages of writing their dissertation. The grant duration is for a period of four months. The applicant should have a minimum institutional TOEFL score of 525 or IELTS 5.5. to

Beasiswa S2 / S3 Luar Negeri DIKTI Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi dosen, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan kembali membuka pendaftaran beasiswa S2/S3 luar negeri Gelombang III untuk alokasi tahun 2012. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap PTN, dosen DPk dan dosen tetap yayasan (PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan

Pengumuman Beasiswa BIDIK MISI 2010, Universitas Indonesia Universitas Indonesia mengucapkan selamat kepada penerima beasiswa BIDIK MISI 2010 di Universitas Indonesia. Perlu diketahui bahwa dibutuhkan proses yang cukup panjang dalam memutuskan para penerima beasiswa BIDIK MISI 2010. Hal ini dikarenakan adanya lintas koordinasi tingkat nasional yang melibatkan Universitas Indonesia, Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan Nasional RI, serta lebih

Beasiswa S2 Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia & University of Canberra Program Magister Terapan untuk Dosen / Calon Dosen Politeknik Program Joint Degree Magister Teknologi Informasi antara Universitas Indonesia dan University of Canberra Beasiswa Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Deskripsi Program Pendidikan Politeknik di Indonesia merupakan pendidikan vokasi, sehingga pengembangan dosennya harus mempertimbangkan karakteristik dari pendidikan vokasi yang lebih banyak melibatkan keterampilan. Dalam rangka pengembangan tenaga

Beasiswa S2 / S3 Luar Negeri DIKTI, KEMENDIKNAS 2011 Program Beasiswa Luar Negeri diselenggarakan oleh Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI berupa pemberian biaya pendidikan bagi Dosen tetap dari PTN atau PTS di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia untuk mengikuti program pendidikan pascasarjana (magister dan/atau doktor) di luar negeri. Beasiswa diberikan pada calon yang berstatus mahasiswa baru selama maksimum 24

Arts Australia Beasiswa S1 Beasiswa S2 Belgium Biology Business Canada China Computer Science Denmark Doctoral Economics Engineering Erasmus Mundus Europe Fellowships France Germany Indonesia International Italy Japan KGSP Korea Malaysia Management Master Mathematics MBA MSc Netherlands PhD Postdoctoral Postgraduate Research Singapore Spain Studentships Sweden Thailand UK Undergraduate Universitas Indonesia USA

Comments (3)

  1. nelly m.f.s simanjuntakNelly Simanjuntak says:

    pak, bu, dengan hormat, sy memohon utk diberikan beasiswa utk melanjutkan ppds. Saya sdh berusaha tapi belum ada jalan. Tolong bantuamn bpk, ibu sgt says harapkan. Saya siap bila diperlukan informasi selanjutnya. Tlg sy bu menkes…

  2. maggy samson says:

    Ibu Menkes,Bpk Ibu Dikti,mohon ttap ada beasiswa ppds diktinya.Sya sgat mmbutuhkan.Pya cita2,tp tdk mampu financial.Sgat berharap bpk ibu,ada lagi d beri kesempatan thn ini.Tlg lha informasi utk kmi.Trma ksh Bpk Ibu!THN berkati!

  3. maggy samson says:

    Ibu Menkes,Bpk Ibu Dikti,mohon ttap ada beasiswa ppds diktinya.Sya sgat mmbutuhkan.Pya cita2,tp tdk mampu financial.Sgat berharap bpk ibu,ada lagi d beri kesempatan thn ini.Appalg ssdh ada Pend Dok d UNPATTI Ambon,Maluku.Sya berminat jd dosen.Tlg lha informasi utk kmi.Trma ksh Bpk Ibu!THN berkati!

Leave a Reply